Jumat, 19 Juni 2009

Debat Capres Putaran Pertama Mengecewakan

Siapa aja yang nonton debat calon presiden tadi malam hayooo???


Mia udah nunggu-nunggu ni acara sejak pemunculan iklannya. Wah... baru kali ini Calon Presiden 'diadu' dalam satu panggung. Biasanya mana pernah. Jadi teringat, saat adu debat antara Obama dan McCain sewaktu mereka masih capres.

Seru, tegang dan penuh argumen yang cerdas dalam mempertahankan idealisme, baik dari idealisme partai yang mereka usung maupun dari idealisme dari program-program yang akan mereka jalankan. Walau konsep program utama dari visi dan misi mereka berbeda (Obama dengan pendekatan perbaikan struktural ekonomi dan McCain dengan pendekatan pertahanan militer) tetapi mereka bisa memberikan jawaban berupa sebuah solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi oleh negara Amerika saat itu. Sehingga rakyat Amerika bisa menilai, pendekatan dari capres yang manakah mereka rasa cocok untuk memimpin Amerika untuk kedepannya.

Waktu Mia menonton debat capres 'versi Indonesia', semua aspek itu tidak terasa sama sekali. Tidak adanya atmosfir yang penuh persaingan seperti yang ditunjukkan oleh masing-masing capres selama kampanye jauh-jauh hari, malah monoton dan membosankan. Kenapa tidak, para Capres malah terlihat jaim -berusaha menampakkan citra diri yang santun dan menahan diri- sangat berbeda dengan sikap yang mereka perlihatkan ketika berpidato atau berkampanye solo. Kenapa ketika mereka dipertemukan dalam satu waktu tiba-tiba berubah menjadi penuh kepalsuan? Pengen dapat simpati rakyat? Tanyakeun kenapa...

Bukannya saling mendebat saingan mereka seperti yang dilakukan oleh Obama dan McCain, tetapi para capres kita ini malah saling mendukung dan memuji program-program dan visi misi saingannya. Dari debat tersebut ketika salah satu capres mengatakan A yang lain setuju. Begitu pula yang satu katakan B dua lainnya setuju. Nah...kenapa dukungan dan pujian itu mesti waktu DEBAT presiden di keluarkan? Lah kemaren-kemaren, walau secara tidak langsung, mereka terang-terangan 'menjatuhkan' saingan mereka di depan media. Sekarang kok di acara debat kok malah jadi acara puji memuji dan dukung mendukung sih (tambah lagi, jilat menjilat). Mana debat yang jadi tema acaranya???

Ini sih bukan DEBAT CAPRES namanya. Tapi DUKUNGAN SESAMA CAPRES.

Saking tidak adanya atmosfir perdebatan antara capres, banyak yang menyaksikan acara ini dilanda kejenuhan, kebosananan dan kekecewaan (termasuk Mia) apalagi konsep dari visi misi ketiga capres mirip satu sama lainnya. Sehingga, tidak adanya perbedaan konsep program utama yang mereka ajukan. Kalo tidak ada konsep program yang berbeda, kita sebagai pemilih dihadapkan sebuah pilihan yang tidak ada variasi. Toh milih si A atau si B atau si C sama aja. Karena konsep program utama mereka sama aja. Selain itu diharapkan melalui debat ini, para penonton dapat melihat presiden manakah yang bisa mempertahankan pendapatnya secara konsekwen dan dapat selalu berpikir jernih meski di tengah tekanan dari dua pesaingnya, moderator dan para audiens yang terus menonton perdebatan mereka. Tapi apa diyana, mereka malah berakting penuh sopan santun dan jaim dengan saling mendukung dan memuji, berharap menampakkan bahwa pribadi mereka yang nerimo dan lapang hati.

Hmm... ironis sekali dengan apa yang mereka tampilkan selama ini sangat bertolak belakang dengan apa yang mereka tampilkan selama ini selama kampanye. Selama kampanye ini terang-terangan 'menyerang', saling kritik dan bahkan saling menyindir pesaingnya,di setiap acara ptalkshow dan kampanye-kampanye mereka selama ini. Sekarang kok malah saling puji-memuji. Menurut Direktur Eksekutif SPIN (Strategic Political Intelligence), Hamid Basyaib, para capres tidak ingin tampak culas sehingga menjaga kesantunan yang berlebihan. Akhirnya kita tidak dapat memastikan siapa yang unggul. Apalagi, kemasan debat pun kurang menarik.

Jawaban-jawaban para capres juga terkesan sangat berhati-hati. Ketegasan dan ketajaman yang menjadi ciri khas JK selama ini juga tampak menghilang di acara ini. Sifat cuek dan keterusterangan Mega juga menjadi tersembunyi. Dan SBY yang memang selalu bersikap tenang dan berbicara lamat-lamat terlihat lebih berhati-hati dalam memilih kosakata. Ketiganya juga tampak kompak dalam memberikan pernyataan (bukan jawaban) dari pertanyaan yang dilontarkan oleh moderator dengan pernyataan yang cenderung terukur dan sangat normatif dan bukannya mengemukakan solusi pemecahan masalah atas permasalahan yang diajukan. Sehingga debat itu sangat mengecewakan. Kesempatan debat yang luar biasa itu tidak dimanfaatkan dengan baik oleh ketiga kandidat.

Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Pengamat Politik LIPI Syamsuddin Haris mengatakan ketiga calon presiden (capres) yang tampil dalam debat presiden belum memberikan secara spesifik penanganan suatu masalah. Dalam debat tersebut dikatakan masih wacana yang bersifat umum. Syamsuddin mengatakan contohnya dari isu yang diangkat dalam debat itu, seperti kasus Lapindo, penyelesaian kasus Hak Asasi Manusia (HAM), isu Tenaga Kerja Indonesia, pertahanan serta RUU Tipikor, solusi penanganannya belum jelas dan tidak terukur. Padahal seharusnya dalam debat tersebut capres harus memberikan yang lebih luas seperti memberikan kerangka waktu yang jelas dalam penanganan masalah. Ada dua kemungkinan sehingga hal itu tidak dilakukan antara lain, miskinnya ide atau gagasan serta takut janjinya ditagih publik.

Ditambah lagi, dalam setiap sesi malah di isi oleh banyaknya iklan, sehingga waktu untuk menggali terus isi pikiran sang capres menjadi sempit dan terkesan tergesa-gesa. Sehingga, suasana yang mungkin mulai terasa memanas (dalam artian positif) jadi menurun lagi karena commercial break yang datang terlalu sering.

Kabar baiknya, dari hasil kekecewaan yang terdengar baik dari kalangan pengamat politik maupun dari kalangan umum, sehingga membuat team debat capres ini mengevaluasi kekurangan dari acara yang semalam dan berusaha memperbaikinya untuk debat capres putaran kedua. Semoga debat capres putaran kedua bisa lebih dan sesuai dengan sasaran dan tema acaranya sebagai DEBAT CAPRES.

Selasa, 16 Juni 2009

Wisata di Sumatera Barat

HUUUNYAAAAAAAAAAAAAAAA akhirnya Miaw balik lagi ke Bandung setelah beberapa hari main2 ke sumatera barat. cape boooooooooo.... waktu lagi di Bukittinggi, kangen bandung. eh pas nyampe di bandung jadi kangen ke Bukittinggi lagi huhuhuhuhuhu

Jadi, inilah tempat-tempat Miaw ninggalin jejak (dan utang hakhakhakhak) selama berada disana


PADANG


Inilah Pantai Muaro Bungo di Padang. Miaw pergi mainnya sama temen deket Mia dari SMU, si Ingriani Arshal atau panggilan bekennya Cuing hehehehe. Berhubung Mia ga tahan ma udara panas, jadinya kita ke pantai jam stengah enam sore. Lumayan sejuk meski rame banget waktu itu. Maklum, lagi malam minggu.







































ini di ambil dari tampak atas siang hari



Karena Mia males lama-lama di padang (ga suka panas booo... hontou ni atsui desu >_<) jadi eike langsung terbang ke Bukittinggi, salah satu kota wisata di Sumatera Barat yang berjarak 3 jam dari kota Padang.

Bukittinggi


Aaaaaaaahhhhhh.... at least but not the last, I arrived in Bukittinggi. My home sweet home. Hari pertama

Benteng ini didirikan oleh Kapten bauer tahun 1825 sebagai kubu pertahanan pemerintah Hindia Belanda dalam menghadapi perlawanan dalam Perang paderi yang di pimpin oleh Tuanku Imam Bonjol. Ketika itu Baron Hendrick Markus De Kock menjadi komandan de Roepoen dan wakil Gubernur Jenderal pemerintah Hindia Belanda menduduki Bukittinggi. Oleh karena itu benteng ini dinamai Fort De Kock

ini adalah salah satu dari sekian banyak meriam yang digunakan Belanda untuk memborbardir pasukan paderi (do you see how our nation hero to struggle for our freedom??? bambu runcing + keris VS senapan+meriam)

Btw, sosok yang tampak kayak yang sedang memerintah meriam di tembakkan (nembakkin meriam kok didudukin seh???) ini adalah temen Mia yang bernama Cuing, bukan mumi dari tentara Belanda yang diawetkan *di tembak ma cuing*




PASUKAN!!! FIREEEEE







Ini nih...tempat pusat komandonya. Tempat bangunan paling tertinggi di benteng ini. Di sini orang Belanda neropong ma teropongnya (ya iyalah, mangnya pake microskop. Mangnya kita kuman apa?!?!) dan tempat membuat planning perang mereka







di benteng ini juga terdapat bangku-bangku taman. Sehingga kalo lagi capek kita bisa duduk-duduk sambil melepas lelah *ini mah bukan duduk namanya, tapi tidur. DODOL!!!*

Karena benteng ini di kelilingi oleh pohon-pohon yang gede... jadi sangat nyaman buat tamasya bareng temen, keluarga dan ehem...ehem... ma hewan peliharaan maksudnya alias doggy hakhakhakhak en for the couple of course.







neng...neng... bangun. di sini bukan hotel





Nah... ini ada di jalan entrance benteng for de kock (miaw tadi lewat melalui jembatan limpapeh yang nyambungi antara kebun binatang dan benteng)

Lampunya asli dari peninggalan zaman Belanda. So artistic isn't it?

Di awal-awal entrancenya ada 4 ekor burung beo dan dua ekor burung kakaktua yang di tarok kiri-kanan sepanjang jalan. Sayang, lupa mia putu T_T




Lagi menunggu Gackt chan



Dibawah ini, adalah jembatan Limpapeh yang dibangun tahun yang menghubungkan antara kebun binatang dan benteng fort de kock.

tampak dari bawah

tampak dari atas (samping kanan)

Selanjutnya.... Ini lah icon dari Bukittinggi. JAM GADANG

Jam Gadang di siang hari

Di sekitar jam gadang ini adalah taman tri arga (di antara balai sidang Hatta dan pasar atas). Kalo lagi liburan, males ke sini mah. Penuh sama bulem lokal maupun internasional. pokoknya manusia pada bertebaran disini. Ga asik banget mainnya, jadi sesek karena pengunjung ngebludak. Mia saranin, kalo datang ke Bukittinggi, hindari saat-saat liburan, bulan puasa, dan lebaran. Males banget. Mana jadi macet banget. Jadi ga asik deh acara jalan-jalannya

Jam Gadang malam hari

Simbol khas Bukittinggi dan Sumatera Barat ini memiliki cerita dan keunikan dalam perjalanan sejarahnya. Hal tersebut dapat ditelusuri dari ornamen pada Jam Gadang. Pada masa penjajahan Belanda, ornamen jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan. Pada masa penjajahan Jepang , ornamen jam berubah menjadi klenteng. Sedangkan pada masa setelah kemerdekaan, bentuknya ornamennya kembali berubah dengan bentuk gonjong rumah adat Minangkabau.

Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota). Ketika masih dalam masa penjajahan Belanda, bagian puncak Jam Gadang terpasang dengan megahnya patung seekor ayam jantan. Namun saat Belanda kalah dan terjadi pergantian kolonialis di Indonesia kepada Jepang, bagian atas tersebut diganti dengan bentuk klenteng. Lebih jauh lagi ketika masa kemerdekaan, bagian atas klenteng diturunkan diganti gaya atap bagonjong rumah adat Minangkabau.

Angka penunjuk jam di Jam Gadang ini memakai huruf romawi smua. Keanehan dari Jam Gadang ini adalah angka 4 di jamnya bukan bertuliskan angka IV romawi lazimnya. Tapi IIII. Ga tau apakah disengaja atau memang sebuah kesalahan. Tapi, itulah menjadi misteri angka 4 di jam Gadang ini. Slain itu, yang lebih mengejutkannya. Bangunan tua yang tinggi dan kokoh ini tetap berdiri tegak ketika gempa hebat melanda Bukittinggi tahun 2006 silam (7,8 skalarichter). Saat bangunan lainnya runtuh, tapi jam gadang masih tetap berdiri kokoh (syukurlaaaaah) padahal bahan yang dipakai untuk pembuatan Jam Gadang ini adalah semen putih yang di campur ma putih telur. Heeeeeeeeekh..... kebayang, berapa telur dipecahkan untuk pembangunan jam yang setinggi 26 meter dengan diameter 80 sentimeter, di topang basement
dasar seukuran 13 x 4 meter.

Selanjutnya... Ngarai Sianok or Sianok Canyon
Di sini, tempat orang bule, pecinta alam, anak-anak pramuka dan PMR suka berkemah (miaw pernah berkemah disini. dingiiiiiiiiiiiiin...) ditengah-tengah ngarai ini, terdapat sungai kecil yang mengalir sangat jernih. Pokoknya, asik deh kalo ngadain kegiatan mendaki ngarai atau berkemah atau hunting foto atau sekedar menikmati pemandangan yang indah.

Trus, miaw ke rumahnya pak Hatta, wakil presiden pertama Indonesia. Sekarang, rumahnya Pak Hatta dijadiin museum. Sayang, Miaw lupa futu2 disini T____________T

Trus, jalan-jalan ke pusat makanan disini. Enak-enak smua, jadi kangen kangen makan kesana lagi huhuhuhuhu... ada pical (kuah kacang atau bumbu kacang terkadang di campur ma kuah lontong juga, yang maknyusss disiramin ke atas lontong, mie kuning dan dikasih lobak atau toge. tergantung selera), ada lotex (mirip ma pical dikit cuma lebih komplit. dicampur ma potongan bakwan, tahu goreng, mie kuning, kalo mau dikasih ketupat lebih nikmat, trus dikasih ketimun dan sayur-sayur lainnya kayak toge, lobak atau selada. sesuai selera. kalo mau ditambah telor lebih nendang deh... di tasa smua bahan itu disiram ma bumbu atau kuah kacang yang maknyusss tadu. sllllrrrrppp...jkadi laper lagi), nasi kapau (ni mia belom pernah nyoba, miaw ga suka pedes sih hehehehe tapi banyak yang ketagihan ma nasi ala minang ini), trus pondok bakso, pondok aneka juice (namanya pondok, tapi gede banget. mana rada mahal huhuhu tapi ga pa2 deh. Nyam nyam nyam banget soalnya), ayam gulai kuning, ayam gulai putih nan manis, rendang ayam yang asli (kalo yang dijual2 di luar sumatera barat, dah ga seenak yg aslinya). Cuma bagi yang gampang gemuk, hati-hati aja icip-icip makanannya. Karena makanannya banyak bersantan-santan, jadi bisa bikin berat badan anda nambah beberapa kilo selama disini. habisnya, di Bukittinggi mang surganya makanan enak (tapi bikin gemuk). Kalo mia seh, ga kuatir makan sebanyak2nya. mang badannya susah gemuk, jadi bisa puas makan sebanyak-banyaknya en spuas-puasnya hohohohohohoho pas kantong jebol aja baru ga jajan kemana-mana lagi hehehehe

Kamis, 04 Juni 2009

BEWARE!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

PENTING - MOHON DIBACA - JANGAN DIACUHKAN MOHON BACA PESAN INI - PERINGATAN YANG SANGAT PENTING »

Jika anda menerima panggilan telepon dari seseorang dengan no.telp yang tidak dikenal atau terdaftar, berkata bahwa dia (pria/wanita) berasal dari divisi engineering/ teknisi perusahaan salah satu vendor/operator cellphone yang ingin memeriksa sambungan telepon atau sinyal atau dengan alasan apapun, dan selanjutnya dia berkata bahwa kita harus menekan tombol # 90 atau #09 atau nomor apapun (bisa juga dengan kode huruf), secepatnya matikan/putuskan sambungan telepon tersebut tanpa menekan tombol yang mereka minta.. karena saat ini ada penipu-penipu yang menggunakan peralatan dimana jika anda menekan tombol #90 atau #09 maka penipu-penipu tersebut dapat mengakses SIM card telepon kita dan mereka dapat menggunakan line anda dengan dan atas biaya anda.

Mohon forward informasi ini kepada seluruh teman anda untuk mencegah tindak kriminal ini. dan juga ada beberapa issue lainnya.

Jika anda menerima telepon di telepon genggam/cellphone dan layar cellphone anda menampilkan display seperti ini : (XALAN).

JANGAN MENERIMA SAMBUNGAN TELEPON TERSEBUT, HARAP LANGSUNG MATIKAN TELEPON ANDA DENGAN MENEKAN TOMBOL POWER (ON/OFF) CELLPHONE ANDA..

Karena jika anda menerima sambungan telepon tersebut maka cellphone anda akan terkena virus. virus ini akan menghapus seluruh IMEI dan Informasi IMSI dari cellphone dan SIM card anda, dimana selanjutnya anda akan terputus hubungan sama sekali dari vendor/operator manapun. (dimana anda harus mengganti cellphone dan SIM card anda dengan yang baru). Informasi ini telah dikonfirmasi dengan Motorola and Nokia.. saat ini terdapat lebih dari 3 juta telepon genggam/cellphone yang terkena Virus ini. anda pun dapat membaca berita ataupun informasi mengenai hal ini di situs web CNN.

MOHON PESAN INI DAPAT DILANJUTKAN KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA.



sumber: http://oxana.blogdetik.com/

Kamis, 28 Mei 2009

KUBURAN BAND



Alohaaaaaaaaaaaaaa...........

Dah lama ga update my blog, karena lagi pulkam neh. jadi ga bisa ngenet sesering mungkin. Bukannya ga ada warnet, tapi males ke warnetnya hahahahaha

Kali ini... pengen membahas tentang band baru yang mempunyai penampilan yang unik dan nyeleneh. Walo musik mereka mengkhianati penampilan mereka yang gothic metal, tapi ternyata itu ga mengurangi minat kawula muda untuk menikmati musik mereka yang terbilang sangaaaaaaaaaaaaat simple. Dan nama band merekapun ga kalah uniknya dengan penampilan -dan tentu juga ma kelakuan personelnya yang ga ada yang 'waras' lagi hehehehe-.

KUBURAN BAND

Band asal Bandung ini selalu tampil unik, dengan mengecat wajahnya full make up bernuansa hitam putih -yang mengingatkan Mia dengan penampilan band Kiss di amrik sono- dan kostum gothic yang ala band gothic or viskei Jepang dan Eropa (Liat aja kostum si pemain drum apa yang bassis kuburan yang suka pamer paha. Mengingatkan Mia ma gayanya Uruha Lead gitar-nya The Gazette yang mang hobi exbisionis paha. Cuma bedanya, paha uru lebih enak di pandang gkgkgkgkgkgk... Uru gitu loch).

Keunikan dan gaya 'nyeleneh' dari band ini, sanggup menarik perhatian kawula muda pada umumnya (kalo kawula tua malah bilang. "orang gila kok di idolain?") bahkan perhatian anak-anak. Hampir di setiap kostan, warnet, angkot yang Mia kunjungin pasti nyetel lagu Kuburan berjudul Lupa-lupa Ingat. Saking seringnya Mia mendengar ni lagu, liriknya sampai masuk ke dalam mimpi

"A minor D minor ke G ke C lagi A minor D minor ke G ke C lagi...."

oh tidak...eike dah kena kutukan ahli kubur ini >____<

KUBURAN band
berdiri tahun 2001 , dengan berbagai rintangan, keberanian dan keyakinan, pada tahun 2006 akhirnya melepaskan album perdananya yang bertajuk : Greatest Hits Vol.2. Album ini dikerjakan secara indie. Hingga saat ini, Kuburan sudah enam kali rombak personel. Band yang digawangi oleh Udhe (keyboard), Raka (gitar), Dino (drum), Donny (gitar), Denny (bas), dan Priya (vokal) itu memang memiliki kelebihan masing-masing di setiap personelnya. Persamaan mereka hanya tingkah yang nyeleneh dan gokil abis. Jika waktu dahulu di tanya, genre apakah yang diusung oleh band gokil (atau seram) ini? Mereka pasti menjawab. "Multi Genre". Bukannya maruk, tetapi mereka sendiri masih bingung memutuskan, genre apakah yang akan mereka usung diblantika musik. Karena masih bingung inilah, merekapun mengusung semua jenis genre musik kedalam musik mereka. Hal ini bisa kita lihat, di album pertama mereka, The Greatest Hits Volume 2, disana ada pop, rock, balad, bahkan dangdut juga ada. Tapi, jazz baru ada di album kedua. Akan tetapi, sekarang Kuburan Band ini telah menemukan genre yang tepat sebagai ciri khas untuk band mereka. Raka sang gitaris, mengatakan ada istilah baru untuk genre musik Kuburan , yaitu metal hydrolic. Genre itu sesuai dengan prinsip hydrolic yang naik turun. Begitu juga musik kami, berubah-ubah, kadang keras kadang lembut, Ujar Raka, salah satu personelnya.

Seiring dengan bertambahnya popularitas mereka, Kuburan Band semakin banyak nongol dengan wajah seram tapi berbudi baik (katanya) di layar televisi. Seperti contohnya, ketika mereka di wawancara di acara talk show ANTV, 'Untung Ada Budi', kekonyolan Budi Anduk dan Ary Untung seakan2 tertelan oleh kegilaan para ahli kubur ini.

contoh pertanyaan Budi Anduk ke para Personel Kuburan ini:
Budi Anduk : Penampilan kalian ini mirip dengan penampilan band Kiss. Apakah kalian emang terinspirasi dengan Band Amrik sono?

ini gambar band Kiss

Kuburan : Waduh... sorry ya. Kita ga pernah mau meniru-niru band dari luar. Kami, para personel kuburan cinta produk dalam negeri. Hidup Indonesia *gaya sok lagi 17 agustusan*
Budi Anduk : Produk dalam negeri? Perasaan ga ada deh band dalam negeri yang mukanya di coret2 kayak gini?
Kuburan : Jangan salah... riasan kita ini terinspirasinya dari produk dalam negeri banget kok
Budi Anduk : Oh ya? apaan tuh?
Kuburan : ANEKA RIA JENAKA yang di TVRI dulu... itu tuh, kayak si petruk, Gareng, Semar dan kawan2 (menjawab dengan wajah serius)

Huakakakakakakak... sejak kapan petruk, semar en gareng pake baju item plastik nan ketat2 gitu....BEGOOOO *ngakak guling2*

Slain itu, mereka juga menceritakan 'ramuan' rahasia mereka dalam berdandan ala petruk ini. Yaitu.... PAKE CAT POSTER *ngakak guling2 lagi*. AMPUN DJ!!!!!!!!
Alasannya mereka belom menemukan cat muka yang belum pas dengan kondisi kulit mereka. Tapi mereka kuatir juga, jika mereka pake cat terus, lama-lama terkena kanker kulit (ya iyalah, kirain mukanya dari kulit badak apa?) Makanya mas... tanya dulu gih, ke gareng, semar atau petruk. Mereka ngecat mukanya pake apa?

Pokoknya sepanjang wawancara, Budi anduk dan Ary untung bener2 stress menghadapi para ahli kubur ini. Lain kali team kreatifnya perlu berhati2 mengundang bintang tamu. Harus di cek n ricek dulu bintang tamunya waras apa kagak neh hakhakhakhak. Pas wawancara di silet pun, pada ancur smua wawancara ma para personelnya. hakhakhak... demen banget Mia nontonnya.

Tapi... di tengah kegemilangan dan keberhasilan yang tengah mereka tanjaki ini, personel Kuburan ini mengeluarkan pernyataan yang cukup mengagetkan buat para fans-fansnya. Mereka berencana akan bubar setelah mereka semakin terkenal nanti. WHAT!!!

"Sejak awal berdiri kita memang sudah komit untuk siap tidak terkenal. Oleh karena itu kita akan membubarkan diri saat sudah terkenal nanti," kata sang gitaris, Raka.

Namun, Kuburan tak dapat memprediksi kapan mereka akan membubarkan diri. Meski demikian, jika akan bubar, Kuburan akan membuat terlebih dahulu regenerasi sebagai penerus mereka.

"Kita sih nggak tahu kapan ya mau bubar, belum diprediksi berapa lama. Tapi kita akan mempersiapkan diri untuk membuat sebuah band penerus," kata Raka. (dikutip di kapan lagi.com)

Yah... Para penggemar Kuburan mungkin akan kecewa mendengar pernyataan mereka. Tapi, mari saja berharap. Para ahli kubur yang kreatif ini akan dapat terus memberikan karya yang menghibur dengan lirik2 mereka yang simple en kocak. (ditengah dera lagu-lagu cengeng and romantis di pangsa pasar musik kayak Afgan, Vidi, dan Derby Romero en sebangsanya)

Dan semoga, mereka banyak di wawancara. Soalnya bener2 bikin perut sakit karena ngakak liat tingkah mereka yang nyeleneh en ga 'waras' hakhakhakhak...

Rabu, 13 Mei 2009

My Tora Story (part 2)

Makin hari Tora makin lengket ma Mia (apa Mia yg makin lengket ma Tora). Tora selalu menanti kepulangan Mia dengan setia didepan pintu kamar. Mia baru nongol masuk ke dalam rumah, si Tora berlari-lari semangat sambil bermeong-meong gembira menyambut kedatangan Mia. Oh senangnya hatikuuu...turun panas demamku. Kini aku bisa bermain...insana oh insana... (iklan.com)

Tapi... Tora bukannya senang melihat kedatanganku. Ternyata ada kucing di balik udang. Dia senang liat Mia pulang biar dia bisa masuk ke dalam kamar Mia en bobok di atas tempat tidur Mia. Setelah dia bisa masuk ke kamar Mia, dia langsung tanpa babibu lagi menuju keatas tempat tidur dan ngangkang abis disana, seolah-olah tempat tidur itu miliknya dia. Dan Mia... di cuekin aja ma dia. Keparat!!!! Kau memanfaatkan aku Tora marahmarahmarah

beginilah posisi Tora kalo lagi tidur diatas tempat tidur Mia dan berkuasa disana:

Huuuuaaaa.....indahnya duniaaaaaaaa


syuting film kungfu: crouching tiger hidden cat. Aaawwrrrrr!!!!

penguasa kasur

Tora, ntar pinggangnya encok nak

Tora...the king of Mia's bed

kalo mau ngadem, tinggal nemplok deket dinding

ssstttt... King Tora lagi tidur

pose apaan lagi tuh???


Terkadang, Tora juga suka merebut barang-barang kesayangan mia. Kayak boneka sapi'i Mia nangihnangihnangih

"minggir kalian!!! sapi'i milikkuuuuuuuuuu"

cinta telarang antara Tora dan sapi'i

terkadang selingkuh sama si teddy

berpose narsis di antara dua sapi'i yang memperebutkan mister Tora

ohhhh...sapi'i ku sayanggg. Abang mencintaimuuuu


Begitulah... Mia di jajah di kawasan Mia sendiri. Malah kadang kalo Mia bobok, suka minta izin ma Tora dulu

Tora : zzzzzzzzzzzzzzzzzz.....................
Mia : Tora... geser dong. Mau tidur neh
Tora : zzzzzzzzzzzzzzzzz...................... *cuek*
Mia : $%&^$@!!^??#*!@%#!^$#*!@#&! *menggerutu*

Terkadang, Tora suka semena-mena tidurnya. Dia mang kucing kurang ajar yang suka namplokin kakinya ke hidung atau ke muka Mia seenaknya jidatnya aja (padahal jidatnya itu sama sekali ga enak. Percaya deh). Selain itu kalo Mia lagi maen game Tora suka ngeganggu Mia, dia pasti mencet2 (alias berjalan) di atas keyboard Mia. Huh... kayak yg pandai ngetik aja dianya. Padahal sekolah aja suka bolos.

Tapi, sejengkel2nya Mia, suka luluh juga liat kelucuan (dan kelicikan) si Tora. Apalagi dia patuh abnget. Kapanpun Mia panggil, Tora pasti datang. Ga pernah sekalipun dia nyuekin panggilan Mia (kecuali kalo lagi enak tidur). Dan terkadang, kalo cuaca lagi dingin, si Tora suka Mia jadiin pengganti syal di leher. Hehehehe enak bo, anget. Si Tora sih oke-oke aja tidur diatas leher Mia. Trus, kelakuan en mimik mukanya yang gemesin en lucu, bikin hati yg marah jadi luluh lagi.... *kisu2 Tora* dan terutama.... Mia ga usah pusing2 ngurusin boker dia hohohohoho sekali lagi Mia tegaskan... masih misteri soal Tora dan Meng boker dimana. Ga ada jejaknya sama sekali (apa ga boker2 dia kali???). Pokoknya... Mia ga pernah dipusingin ngurus bokernya Tora hohohohohoho walo dia selalu tidur ma Mia, tapi dia satu kalipun ga pernah boker di kamar Mia. Soalnya jendela kamar Mia selalu Mia buka, jadi kalo dia mau boker atau mau jalan2 keluar, tinggal keluar aja leat jendela. Trus kalo mau tidur lagi, tinggal masuk aja lewat jendela kamar (kayak Romeo en Juliet aja wakakakakakakakak). Kecuali kalo Mia pergi keluar, Tora ga bisa masuk ke kamar. Soalnya jendela kamar Mia kunci. Kasian deh lo Tor....

oh ya,,, ini fotonya mamanya Tora, si Meng


Cantikkan ^^

sayang...papanya Tora ga ada fotonya. Abisnya, papanya Tora ga suka di publisitas seh, jadi susah moto dia (sok ngartis)