Sabtu, 22 Agustus 2009

Apakah Anda Mengidap Bipolar?



Mia kalo mendengar kata-kata bipolar, yang terlintas dipikiran adalah polar bear alias beruang kutub hehehehe akan tetapi bipolar disorder ini adalah salah satu penyakit psikologis yang bisa aja di idap oleh siapa aja. Bipolar disorder ini lebih gawat ketimbang penyakit jiwa lainnya seperti stress , depresi atau sebangsanya. Penderita penyakit ini bisa menjadi mania dalam semangat euforia berlebihan lalu menjadi depresif teramat sangat dalam kurun waktu yang tidak lama. Penyakit ini bisa dikatakan sebagai perubahan mood yang tidak seimbang. Dalam sedetik, ia menari kegirangan tak lama kemudian ia bisa menangis tersedu-sedu

Nama kerennya Bipolar Disorder atau gangguan bipolar atau dikenal juga sebagai Manic Depression (kayak teroris aja punya banyak nama). Arti bipolar disorder secara umum adalah kelainan mood yang dialami seseorang, di mana perubahan moodnya bisa berganti secara cepat. Terkadang bisa sangat bahagia tapi tiba-tiba bisa nge-drop, tanpa ada alasan yg spesifik.

Menurut pakar psikologi, Barbara D.Ingersol, Ph.D dan Sam Goldstain, gangguan bipolar adalah suatu kondisi yang dicirikan oleh fase depresi yang kemudian diganti dengan fase mania manakala suasana hati dan energi sangat meningkat. Begitu meningkatnya hingga melampaui batas normal suasana hati yang baik. atau bisa juga sebaliknya, dari periode mania kemudian diganti menjadi periode depresi secara tiba-tiba.

Untuk lebih bisa memahami lebih lanjut maksud dari "fase mania" dan "fase depresi", berikut penjelasan:

1. Fase Mania
Pada Fase mania ini, terjadi peningkatan emosi positif yang berlebihan atau melampaui batas normal. Gejalanya mungkin mencakup masa berpikir dengan sangat cepat sehingga muncul berbagai ide-ide kreatif secara beruntun sehingga energi terasa meluap-luap dan mengalami penurunan kebutuhan untuk tidur karena perasaan yang bersemangat tersebut. Bahkan, sipenderita dapat terjaga selama berhari-hari tanpa tidur karena level aktivitasnya meningkat, tetapi tidak menunjukan tanda-tanda kehabisan energi. Hiperaktif, Berperilaku agresif, intoleran,cepat marah, tidak sabaran, serta perilaku ugal-ugalan. cenderung berperilaku yang sangat impulsif tanpa memikirkan konsekwensinya, Suka berbicara dengan cepat dan melompat dari subyek yang satu ke subyek yang lain., asa euforia dan kepercayaan diri yang tinggi, konsentrasi rendah dan mudah teralihkan dan masih banyak lagi.

Mania sering kali mempengaruhi cara berpikir, penilaian, dan prilaku sosial dengan cara yang menimbulkan problem serius dan hal-hal yang memalukan. Fase mania ini berlangsung kadang-kadang hanya beberapa hari; dalam kasus lain, mania terus berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya digantikan oleh pasangannya, fase depresi.

2. Fase Depresi
Fase depresi adalah masa yang berlawanan dari fase mania. Pada masa ini terjadi penurunan emosi secara drastis ke titik terendah atau di bawah normal. Pada fase ini ditandai dengan gejala perasaan putus asa, merasa sangat sedih atau tak berdaya (hopeless), Menarik diri dari pergaulan hilang minat terhadap hal-hal yang menyenangkan saat penderita dalam kondisi normal,Merasa pesimis, putus asa, tidak ada yang bersedia membantu, tidak bernilai atau berharga. dan tidak diinginkan. Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan atau sebaliknya hilang energi, sulit tidur dan terkadang terbangun pagi2 sekali, memiliki perasaan bersalah atau hilang kepercayaan diri, memiliki respon yang lambat saat berbicara, kesulitan untuk berkonsentrasi, selalu berpikiran yang tidak jelas, dan bingung kadang juga terjadi komplikasi pada organ lainnya yang disebabkan oleh sugesti yang buruk terhadap kesehatannya, berpikiran negatif ttg masa depan dan tak jarang disertai dengan adanya niat bunuh diri.

Pergantian ini terjadi tanpa ada penyebab yang jelas. Bisa saja anda hari ini tertidur dengan perasaan bahagia dan tiba-tiba saja besoknya terbangun dengan perasaan yang depresi teramat sangat tanpa ada sebab yg jelas. suasana hati sipenderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara dua kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan dan kesedihan yang ekstrim.

Tapi adakalanya penderita bipolar mengalami kedua fase tersebut yang dikenal dengan sebutan Mixed Mood - Penderita mengalami episode Mania dan Depression berulang-ulang, terkadang dalam waktu yang bersamaan (ngeri juga ya?)

PENYEBAB BIPOLAR

1. Ketidakseimbangan zat kimia didalam tubuh


Ketidakseimbangan "key chemicals" ( cairan kimia utama) dalam otak kita. Otak kita terdiri dari bermilyar-milyar sel-sel syaraf yang secara konstan menyampaikan informasi dari sel satu ke sel lainnya. Untuk menjaga kestabilan arus informasi dari sel ke sel maka otak menghasilkan cairan yang dinamakan "neurotrnasmitters". Neurotransmitters yang diperlukan otak untuk berfungsi adalah dopamine dan serotonin, yang memegang peranan penting dalam kesehatan emosional. Jika salah satu dari susunan neurotransmitters itu nggak seimbang maka akan mengakibatkan Bipolar Disorder. Contohnya, kalo terlalu tinggi jumlah dopamine pada bagian tertentu dalam otak kita, maka akan menimbulkan gejala halusinasi, tetapi bila dopamine terlalu rendah, maka akan menimbulkan gejala kurangnya energi.

2. Faktor Genetik

Gen bawaan ternyata bisa menjadi faktor umum penyebab bipolar disorder. Seseorang yang lahir dari orang tua yang salah satunya merupakan pengidap bipolar disorder memiliki resiko mengidap penyakit yang sama sebesar 15%-30% dan bila kedua orang tuanya mengidap bipolar disorder, maka 50%-75%. anak-anaknya beresiko mengidap bipolar disorder. Kembar identik dari seorang pengidap bipolar disorder memiliki resiko tertinggi kemungkinan berkembangnya penyakit ini daripada yang bukan kembar identik.

3. Faktor Lingkungan

Bipolar disorder tak hanya dipengaruhi oleh gen saja, tetapi juga didorong oleh faktor lingkungan. Penderita penyakit ini cenderung mengalami faktor pemicu munculnya penyakit yang melibatkan hubungan antar perseorangan atau peristiwa-peristiwa pencapaian tujuan dalam hidup. Contoh dari hubungan perseorangan antara lain jatuh cinta, putus cinta, dan kematian sahabat. Sedangkan peristiwa pencapaian tujuan antara lain kegagalan untuk lulus sekolah dan dipecat dari pekerjaan.Selain itu, seorang penderita bipolar disorder yang gejalanya mulai muncul saat masa ramaja kemungkinan besar mempunyai riwayat masa kecil yang kurang menyenangkan seperti mengalami banyak kegelisahan atau depresi.
Selain penyebab diatas, alkohol, obat-obatan, dan penyakit lain yang diderita juga dapat memicu munculnya bipolar disorder.

Cara Penanggulangan Bipolar

Umumnya orang Indonesia paling emoh kalau disarankan pergi ke psikiater karena takut dibilang gila, padahal dengan menjalani konsultasi dan terapi bersama psikiater yang ahli dibidangnya maka kecenderungan untuk sembuh pun sangat besar, dan menyelamatkan anda dari depresi atau stress yang ujung-ujungnya melumpuhkan jaringan otak anda untuk berfungsi dengan baik atau bunuh diri. Tentunya sama halnya dengan penyakit-penyakit ganas lainnya seperti kanker, high cholesterol, tekanan darah tinggi dsb, jika tidak dideteksi sejak dini maka akan memperparah keadaan mental anda.

Selain itu melalui pengobatan dan terapi-terapi yang teratur dari ahlinya dapat dipastikan penderita Bipolar Disorder dapat menjalani kehidupan mereka sehari-hari secara normal. Dukungan yang positif dan pengertian dari keluarga, lingkungan dan sahabat merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh penderita bipolar.

27 komentar:

  1. dokt>> takdir gimana maksudnya???

    BalasHapus
  2. iih serem penyakitnya
    Tapi di fase depresi ko mirip kaya orang depresi biasa ya
    Soalnya dulu pernah nemenin temen yg lagi depresi berat gara2 tekanan di rumahnya, orangnya jadi super aneh ngomongnya ngelantur, tapi ga ada niat bunuh diri malah dia niat bunuh orang lain...iih.
    omongannya bikin orang emosi untung aja masih inget dia temen sendiri & lagi sakit, tapi kalo kita bisa bikin hatinya seneng biasanya depresinya berkurang si.
    Tau deh ni termasuk Bipolar pa ngga, yang pasti dia sering depresi gitu & kaya g punya tujuan hidup yang jelas

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya sih iya .. :/

      Hapus
  3. iya pernah dengar hal seperti ini, sama nggak dengan manic depressive disorder symptoms ?
    bahkan ada lagunya dari Jimi Hendrix judulnya "manic depression"....

    Good luck !

    BalasHapus
  4. Memang di zaman sekarang kita sering mengkonsumsi makanan yang tak lepas dari berbagai macam zat kimia & sangat susah untuk di hindarinya.

    Kita hanya bisa berdoa dan berusaha, "Semoga kita terhindar dari segala penyakit yang ada".

    BalasHapus
  5. mbakk,,,,
    kayaknya bgusan pnyakit ini deh dripada depresi,,
    solnya klo depresi thu sdih trus,,, kalo pnyakit itu kan ada mani nya juga,,,hahaha

    BalasHapus
  6. kalo gw Frank Castle dan lagi jalan-jalan trus ketemu pengidap bipolar, tanpa pikir panjang gw akan ngambil shootgun dan nembak pala orang itu.

    orang kayak gitu bakalan menderita seumur hidupnya. mereka ga boleh idup! *set, kejem banget*

    BalasHapus
  7. artikel yg bagus
    pernah ngalamin ya

    BalasHapus
  8. artikel yg bagus
    pernah ngalamin ya

    BalasHapus
  9. wah bsa karena keturunan ya????

    musti cek sejarah kejiwaan leluhur nih?!?!?!

    BalasHapus
  10. @mazecure... yang namanya penyakit tuh... dimana-mana ga ada yang bagus, nyusahin semua he he he

    BalasHapus
  11. Aq dlu sepertinya pernah ngalami fase pertama...tapi sekarang sepertinya aq mengalami fase yg kedua cuma bedanya aq gampang tidur dan makanku banyak mie...apalagi klo makannya miawru (*maap, maksudnya mie ayam..hehehe..salah ketik...salah ketik bukan kesalahan keyboard anda tapi kesalahan pada pemakainya yg genit...ting, ting, ting (*sambil kedip2 mata...:D

    BalasHapus
  12. Aku dulu pernah di fase kedua, depresi akutttt :(, cuma alhamdulillah sekarang dah bisa recover. Anyway, info yang menarik Mia, hehehe...

    BalasHapus
  13. @irvan>>> kyknya mgkn sih
    @Sahabat>>> iya, byk penyanyi dan musisi kelas dunia mengidap penyait ini, kayak jim hendrik, Sinead O’ Connor, Kurt Cobain, Janis Joplin, dan Jim Morrison.
    @Harto>>>hehehehe setuju
    @Mazecure>>> Kalo depresi, biasanya datang kl kita ada mslh yg berat atau ada pemicunya. Kalo keluar dr mslh itu, keadaan jiwa akan kembali stabil. Akan tetapi, orang bipolar, mereka tidak pernah berada dalam fase "Keseimbangan Jiwa". Jiwa mereka akan terus berada dalam state/keadaaan Mania atau depresi yang berlebihan. dah hal itu timbul tanpa ada pemicunya (datang dg sendirinya). org bipolar bisa saja merasa depresi ditengah suasana bahagia dan merasa bahagia dikala dia mendapat masalah. detik ini dia menari-nari bahagia dan detik berikutnya dia menangis tersedu-sedu tanpa ada penyebab yg jelas.
    @Ragil>>> jiaaahh...sadi amir mas
    @Newbi>>> kita semua pasti pernah ngalamin depresi tetapi jika ada penyebab yang memicunya , Alhamdullillah ga nyampe ke bipolar yg rasa depresi dan mania-nya datang silih berganti tanpa ada penyebab yg jelas untuk memicu kedua keadaan itu.
    @Jhoni>>> hi..hi...hi...
    @Life is wonderful>>> Yep, mengerikan. Makanya kata pakar penyakit ini lbh berbahaya drpada gangguan emosi spt depresi dan sejenisnya, Krn org bipolar cenderung bertindak extreme tanpa pikir panjang spt menyakiti orang lain atau bahkan bunuh diri baik dalam keadaan mania or depresi spt kasus kurt cobain, jim morrison dll
    @Kurniawan>>> *getok pake tiang listrik*
    @Shinkun>>> berarti kamu mengalami penyakit depresi aja shinkun, depresi itu berbeda dg bipolar. krn syarat bipolar, krn mereka hanya mengalami dua fase yg bertolak belakang dlm hidup mrk (bi= dua, polar= sudut/kutub) yaitu kutub di saat mania dan di kutub disaat depresi. Dan mereka jarang berada di kutub normal (kestabilan jiwa) spt org lain

    BalasHapus
  14. maafkan ketidaktahuan ku...

    BalasHapus
  15. jadi penasaran dan googling ttg bipolar disorder gara-gara ini pernah disebut-sebut di drama korea yang lagi aku tonton Royal Family.

    anyway, salam kenal dan terima kasih atas infonya ya... :)

    BalasHapus
  16. Saya mulai curiga kalau saya ini bipolar. Mood saya suka banget berubah-ubah. Bahkan teman-teman saya bilang kadang saya bisa terlihat jadi dua orang yang berbeda. Yang satu pendiam, dingin, dan bisa langsung meledak kalau disentuh sedikit. Yang satu ceria, banyak omong, suka bercanda. Mereka kadang bingung mau memperlakukan saya kayak gimana (karena takut kena amuk waktu mood saya lagi jelek). Akhirnya mereka jaga jarak, terus teman saya jadi sedikit.
    Waktu baca artikel ini, saya jadi merasa beneran bipolar. =..=
    Bahkan di fase depresi saya pernah mikir yang nggak-nggak; mau terjun ke jurang atau lenyap dari dunia.-->parah banget
    Kalau lagi seneng juga bisa semangaaaat banget.

    Gimana, nih? Parah nggak, sih? Atau cuma perasaan saya aja kalo saya ini sebenarnya bipolar? Bahaya nggak, ya? :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dibiarkan lama2, tentu akan berbahaya. apalagi jika fase depresinya makin parah

      Sekarang, alice sudah tau, apa yang terjadi pada diri alice. Hanya alice yang bisa mengendalikan diri alice sendiri. Karena ur worst enemy is urself. Dekat diri pada Tuhan, karena doa bisa menjadi terapi jiwa.

      Jika dirasa sangat mengganggu kehidupan Alice, tidak ada salahnya konsultasi ke psikiater. Semoga bisa membantu :)

      Hapus
    2. anda lebih baik ke psychiater segera jgn ditunda

      Hapus
  17. wah baru tau gua tentang ini penyakit gua jangan jangan bipolar bukan halusinasi.....5 bulan lalu gua masuk RS jiwa gara2 halusinasi gejalanya sama susah tidur pernah 3 hari aku gak bisa tidur. napsu makan menurun, berat badan turun dari 85 kg jadi 70 kg. mikir hal2 gak jelas kotor dan yang paling parah bingung ma suara yang muncul.

    Pernah halusinasi suaranya bilang INTERKON Ma BIPOLAR gitu...........makanya sekarang aq search BIPOLAR............sekarang q malah jadi bingung sendiri
    maaf curcol......

    BalasHapus
  18. Kayanya orang Gemini hampir punya ni penyakit semuanya..

    BalasHapus
  19. Kayanya hampir semua Gemini punya bipolar disorder ya?

    BalasHapus
  20. saya sering sekali berubah mood,
    misal saat ini saya sangat senang dan tiba" saya berpikir negativ ttg pasangan dan langsung terasa sangat sedih, sakit hati dan marah" padahal tidak ada masalah apapun. namun perasaan dan pikiran saya mnjadi negatif bgtu saja.
    bgtu jg terhadap orang" dsekitar saya,
    bahkan terkadang saya sangat berharap mninggalkan dunia ini lbh cepat, tp ga mau bunuh diri karna itu akan mempermalukan keluarga..
    apakah saya termasuk bipolar?
    atau mengidap gangguan jiwa lainnya?

    BalasHapus
  21. ass.wr.wb,, kalau boleh tahu apa penyebab penyakit bipolar disorder itu sendiri,??
    #trimksh.

    BalasHapus

Mohon berbahasa yang sopan (boleh melawak asal sopan)dan tidak melenceng dari postingan atau memuat iklan. Komentar yang dianggap ga pantas akan di hapus oleh admin Tora^^

Thanks