Selasa, 18 Januari 2011

Awas,, Bahaya Botfly!!!

Tentu banyak diantara kita yang belum kenal dengan nama lalat Botfly.

Ya, lalat parasit ini sering ditemukan di beberapa negara Amerika selatan, Amerika tengah  seperti; Brazil, Belize, Chile, Mexico, Honduras, Republik Dominika, Peru, Panama, Argentina, dan beberapa negara di Afrika. Pada umumnya beriklim tropis. Akan tetapi, kasus Botfly ini pernah ditemukan di Philipina akhir-akhir ini (yang ditenggarai di bawa oleh turis yang membawa larva botfly di badan mereka tanpa disadari). Semoga aja para turis-turis yang datang ke Indonesia bebas dari larva Botfly ini.

Ini dia, penampakan si pelaku utamanya
BOTFLY
 
Lalat Botfly, melakukan simbiosis parasitisme dalam mengembangbiakan ras mereka. Larva dari Botfly ini memerlukan makanan daging segar tiap harinya untuk bisa bertahan hidup. Dan sayangnya, lalat Botfly ini terlalu 'malas' untuk mencari daging segar untuk para larva-larvanya sehingga ia perlu menitipkan larva-larvanya kedalam tubuh hewan lain (termasuk manusia) yang menjadi inang bagi larva-larva botfly.

Jadilah para larva-larva ini, hidup di dalam daging inang (host) dan memakan daging inangnya sedikit demi sedikit sampai mereka cukup besar selama 6 minggu untuk menjadi ulat dewasa. Kemudian barulah mereka akan keluar dari tubuh inangnya dan jatuh ketanah. Selama didalam tanah, butuh 4 minggu untuk ulat-ulat dewasa tersebut bertransformasi menjadi lalat Botfly dewasa yang siap mencari pasangannya untuk kemudian meneruskan kembali 'tradisi' hidup mereka tersebut.

Proses hidupnya larva-larva lalat didalam tubuh hewan (termasuk manusia) sebagai inang, disebut Myasis. Atau invasi larva lalat pada jaringan tubuh inanganya sehingga menyebabkan kerusakan pada jaringan tersebut.

SIKLUS HIDUP LALAT BOTFLY

Lalat Botfly ini, 'menitipkan' telur-telur mereka kepada nyamuk. Tubuh lalat botfly, beberapa kali lebih besar daripada nyamuk, sehingga memudahkannya untuk melakukan 'invansi' ketika seekor nyamuk melintas dihadapannya dan kemudian dengan cepat ia menempelkan telur-telurnya kebadan si nyamuk.

Berikut, proses Botfly berkembang biak:


Proses hidup Botfly

1. Botfly mengejar nyamuk untuk dititipin telurnya

Botfly : Muk,, gw nitip telur gw yaaa!
Nyamuk: Ih,, siapa ya,, sok akrab gt dueeeh,,,

2. Botfly melakukan proses 'penempelan' telur2nya di tubuh si nyamuk
Nyamuk: Ni mau nitip apa mo perkosa gw sih!?!
Botfly: Najis dueeeh,,, GR amat jd nyamuk!!


3.  Si nyamuk menghisap darah korbannya (hewan atau manusia)
Nyamuk: Mesti cepet2 nih, sebelum saingan gw si Vampir datang... Itadakimaaaasu!!!

4.Hangatnya suhu tubuh hewan/manusia yang digigit oleh nyamuk, mengakibatkan 'lem' untuk menempelkan telur si Botfly mencair dan lepas satu persatu dari tubuh si nyamuk.
Nyamuk: Perasaan ada yang jatoh gitu deh. Telor si Botfly atau pup gw yak??
5. Dan hangatnya suhu dari permukaan tubuh ini, menyebabkan telur-telur ini menetas dalam waktu relatif singkat dan berubah menjadi larva.

Larva: horeee,, eike udah menetas booo',,, !!!

6. Larva kecil yang sudah menetas tersebut, tentu memerlukan tempat berlindung dan makanan, Secara naluriah, mereka mulai 'menggali' permukaan kulit inang tempat dia menumpang dengan mulutnya yang kecil tetapi tajam lalu larva-larva tersebut tinggal didalam daging sang inang tanpa diketahui karena ukurannya yang masih kecil sehingga tidak begitu dirasakan kehadirannya
Ini gigiku,,, mana gigimu!
cangkul,,, cangkul,,, cangkul yang dalaaaaam!!!

Inilah bentuk permukaan kulit yang sudah didiami oleh larva Botfly.

Jumlah lubang, menunjukkan jumlah isi larva didalam daging.

Ini bentuk didalamnya

mau kudapan daging sodara2??
7. Setelah 6 minggu, larva-larva inipun telah menjadi ulat dewasa dan siap untuk keluar dari daging inangnya dan selanjutnya tinggal di tanah selama 4 minggu.


Oh,, oh a beautiful life,, uwowowowo here I come!!!

8.  Setelah 4 minggu di tanah, ulat tadi sudah bertransformasi menjadi Botfly dewasa yang siap kawin.
Wooohoooo,, akhirnya bisa melamar si Zaenab, Botfly sekseih di kampung sebelah neh

Larva-larva Botfly ini bisa bersarang dibagian tubuh mana saja, tergantung dimana nyamuk yang telah di 'titipi' telur-telur tadi hinggap. Bisa di daerah mata, kepala, punggung, lipatan lengan, paha dll. U name it, they stay it.

Berikut DISTURBING PICTURE alias GAMBAR YANG MENGGANGGU, beberapa tempat bagian-bagian tubuh yang didiami oleh larva Botfly. Bagi yang ga kuat jijik, JANGAN PERNAH DIBUKA!!!

AWAS!!!
1. Di batok kepala

















2. Lengan tangan pa kaki ni ya?



3. Di dalam lipatan mata






















4. Di payudara


GEJALA-GEJALA

Gejala-gejala atau tanda-tanda bagian tubuh yang telah dihuni oleh larva Botfly biasanya pada saat pertama larva masuk ke dalam daging mungkin pada awalnya tidak terlalu terasa, namun selang beberapa hari atau minggu kemudian bagian tubuh dan kulit yang terkena gigitan atau tempat larva bersarang akan terasa gatal, memerah (tergantung) dan sakit, ditambah dengan semacam benjolan dan lubang yang lumayan besar berisi belatung di dalamnya, dan terkadang berdarah hingga mengeluarkan nanah.


PENGOBATAN

Larva Botfly, mempunyai desain khusus ditubuhnya. Didekat bagian kepalanya, terdapat semacam duri-duri yang memungkinkan larva-larva ini menempel dengan kuat di dalam daging inangnya. Sehingga, akan sulit untuk mencabut botfly ini dari dalam daging.
Bisa liat duri-durinya kan?
 

Oleh karena itu, perlu trik khusus, agar mudah mencabutnya.Untuk langkah pengobatan awal sebelum ke dokter yang bisa dilakukan dan digunakan adalah:

1.  Gunakan alkohol pada luka yang ada, untuk mengurangi gejala infeksi dengan kapas.
2.  Gunakan Petroleum Jelly semacam Vaseline untuk menutup lubang dengan cara mengolesi Vaseline di sekitar lubang, cara ini dipercaya bisa mempermudah pengeluaran cacing di dalam. Lalu dengan plester kedap udara, untuk menutup lubang udara karena larva botfly bernapas melalui ekornya yang berada paling dekat permukaan kulit. Jika lubang tempat mereka tinggal ditutup, maka si ekor larva ini akan muncul kepermukaan kulit untuk mencari oksigen. Diamkan beberapa jam biar si larva lemas karena kekurangan oksigen.


Lubang ditutup dengan vaseline atau dengan plester sehingga 'pantat' si larva akan muncul kepermukaan untuk mencari oksigen

Jika pantat bahenol si larva dah muncul, maka akan mudah mencabutnya
 3. Setelah itu, segeralah ke dokter untuk melakukan proses pencabutannya dengan bersih. Walau secara standar, bisa didiamkan saja karena akan mati dengan sendirinya jika lubang ditutup selama beberapa hari, namun cara ini kerap kali dianggap kurang aman bagi para penderita karena kerap terasa gatal dan bisa menimbulkan infeksi.


Jika ingin melakukan pengobatan sendiri bisa dilakukan dengan cara berikut (walau disarankan lebih baik dilakukan oleh dokter):

* Siapkan Vaseline, alkohol, pinset, kapas, kassa dan plester,
* Bersihkan luka yang ada dengan kapas dan alkohol,
* Olesi lubang dan sekitarnya dengan Vaseline, tunggu hingga kepala cacing muncul ke lubang,
* Tarik dengan piset perlahan, jangan hingga terpotong/tertinggal setengah di dalam karena bisa berbayaha dan menyebabkan infeksi,
* Bersihkan lagi sisa luka dengan alkohol, keluarkan nanah hingga muncul darah,
* Tutup luka dengan plester.

Viola,,, beberapa koleksi larva Botfly
PENCEGAHAN

Mengerikan huh. Soo,,, bagaimana misalnya kita ingin melancong ke negara-negara Amerika Selatan atau Amerika Tengah atau ke beberapa negara di benua Afrika? Tentu kita ga mau dapet 'souvenir' tambahan yang bersarang ditubuh kita bukan?

Berikut kiat-kiat untuk mencegahnya

1. Selalu sediakan obat lotion anti nyamuk. Mengingat, penularan larva-larva botfly ini berasal dari nyamuk yg dititipi oleh Botfly telur-telurnya.

2. Jangan berkemah di dekat genangan air atau danau-danau, karena tentu banyak nyamuk disana dan berpotensi telah dititipi telur-telur Botfly.

3. Berhati-hati juga dengan debu yang beterbangan disaat musim panas di negara-negara yang terdapat Botfly (yg saya sebutkan sebelumnya) krn bisa jadi telur-telurnya terbawa oleh debu lalu menempel di beberapa bagian tubuh atau malah masuk ke mata. Gunakanlah kacamata untuk menjaga mata kemasukan debu yang mungkin mengandung telur-telur Botfly

Untuk informasi lebih lanjutnya, silahkan lihat cuplikan dari Animal planet ini: Botfly Invansion

42 komentar:

  1. kelihatannya sih binatangnya gak berbahaya, naruh telur samapi menetas nya ini yang bahaya,sereeemm bangett tuhh...penyakit yg di sebabkan botfly..*merinding* mudah2an gak meluas ke sini

    si nyamuk kenapa mau di tipin telur botfly *kerjasama berdua kompak banget buat melumpuhkan manusia* ganyangggg

    BalasHapus
  2. ngeriiiii bgt mia....amit2 dweh

    BalasHapus
  3. sungguh ngeri melihat akibat perkembangan larva ini.
    jadi teringat pada lalat buah

    BalasHapus
  4. mengerikan juga yaaa.... hiiiiii, smg aja jangan sampai datang kemari. Botfly..., Botfly... kecil2 sadis amat siiih loo jadi binatang.

    kalo sama lalat tse tse apanya tuuh, pasti sodaranya juga yaaa...

    BalasHapus
  5. wah... seremmm banget, jgn sampelah kita menderita penyakit seperti ini.. :(

    BalasHapus
  6. Masha Allah, bahayanya lalat botfly. harap2 ia tak mereabak ke tempat kita( indonesia dan malaysia).

    Apapun trima kasih atas info yang bergini bermanfaat.

    BalasHapus
  7. Wadoooh..serem juga ya ? apalagi ngebayangin larvanya hidup didalam daging tubuh kita...hiiiiii ngeri !! makasih infonya non...soalnya akhir2 ini banyak lalat ikutin Bang Pendi, kenapa ya ? hehehe

    BalasHapus
  8. bahaya juga yah lalat itu...jangan sapai deh ada di Indonesia...

    BalasHapus
  9. piara 1 agh.. :p stroomz is back.. :)

    BalasHapus
  10. weww...
    ternyata reviw tentang bahaya lalat botfly, ternyata ngeri juga tuh lalat moga2 ja turis kita jngan sampe deh bawa2 tuh binatang ke negeri kite biz ngeri juga bahaya yg ditimbulkannya...

    BalasHapus
  11. weww...
    ternyata reviw tentang bahaya lalat botfly, ternyata ngeri juga tuh lalat moga2 ja turis kita jngan sampe deh bawa2 tuh binatang ke negeri kite biz ngeri juga bahaya yg ditimbulkannya...
    tulisannya beda ya klo tulisan jurnalis mah, teratur dengan rapih mantttaabbbbzzz dagh...

    BalasHapus
  12. "menitipkan larva-larvanya kedalam tubuh hewan lain (termasuk manusia)"

    Waduh... keknya harus ada penjagaan ketat deh dari sekrg. dermaga, bandara... koq sadis banget lalatnya...

    Hmmm maaf baru mampir lg setelah sekian tahun...

    BalasHapus
  13. hiyyyyy.......ternyata si lalat bikin ngeri juga ya..... amit amit deh...

    BalasHapus
  14. bagus sekali postingannya.. hanya karena mahluk sekecil itu bisa ngasih dampak luar biasa...

    salut udah nyusun naskah ini panjang panjang, sama data yang lengkap pula

    jangan bosen maen ke blog suguh ya

    BalasHapus
  15. ughhh...
    ini lalat yang mirip sama lebah ternyata seram banget yeh!!
    gue pernah liat nih hewan di discovery channel, sepintas agak imut menggemaskan, tapi punya pengaruh yang berbahaya bagi manusia nih.

    hewan ini memang kebanyakan berkembang biak di daerah Tropis,, untungnya di indonesia belum di temukan yah? #eh atau memang sudah adakah??

    Gue agak ngilu kalau liat botfly masuk ke dalam kulit, baru bacanya ajah udah ngilu2.. gimana jadi korbannya?? *amit-amit deh*

    BalasHapus
  16. *mual* dulu baru koment...
    ini siy termasuk jarang..
    duwww

    BalasHapus
  17. Hueeeeeeeeeek.... Gambarnya bikin hatikuh berdebar debar mba :D

    BalasHapus
  18. baru tahu tentang lalat Botfly
    semoga turis-turis tidak membawa lalat itu ke Indonesia
    melihatnya saja sudah ngeri

    BalasHapus
  19. Hiiiiiii...serem amir mbak......brrti yg ada video lalat keluar dari (maaf) penis anak laki2 di afrika jangan2 gara2 ini.....huaaaa...serem amat....

    mmpir balik ya

    BalasHapus
  20. datang nengok mia... liat gambar2nya aku jadi geli... hihiihihih..

    BalasHapus
  21. MENGERIKAN!!


    Wahhh salut untuk miaw yang memberikan informasi super lengkap! :)

    BalasHapus
  22. hei miaw? p kbr? perasaan dah komen disini tp g muncul.. ato blm diconfirm? update?

    BalasHapus
  23. nais inpoo agan mia. huhuhu. ada DPnya. wkwkwk

    BalasHapus
  24. sobat..kok tidak di update? biasanya kamu yang paling rajin...
    kau baik-baik aja kan disana?
    http://f4dlyfri3nds.blogspot.com

    BalasHapus
  25. Infonya keren. Makasih udah berbagi, salam.

    BalasHapus
  26. botfly namanya belon pernah denger, tapi liat gambarnya wow, sereeem :D

    BalasHapus
  27. Miawwwww...ngeri!!!amit2 dach jangan ampe masuk ke Indonesia, titip pesen sama imigrasi di Indonesia paspor&visa si Botfly harus segera dicekal.

    BalasHapus
  28. Smoga di Indonnesia kagak pernah muncul lalat ini :)
    Amiiinn..

    Thx informasinya,, Kak ^^

    BalasHapus
  29. wah informasinya menarik nich....bisa tahu lebih banyak tentang Bahaya Botfly!!!

    BalasHapus
  30. wah sangat komplit nich mengenai informasi sampai pencegahan dan gambar yang menarik tentang Lalat Botfly

    BalasHapus
  31. nice post informatif.. gw pernah liat akibat yang di timbulkan lava2 itu.. ngeliat gambar dp nya.. tp gw ga tau klo ternyata itu lava lalet gw pikir penyakit apa gitu jd kulit busuk and di jd ada blatungnya hehehe (pikiran awam nan pendek)

    BalasHapus
  32. waaahhh miaw knp udah gak posting artikel agii??

    BalasHapus
  33. idihh serem banget gtu yaa... Tapi di indonesia untungnya g da hehee..
    kunjungi q

    BalasHapus
  34. apa semua lalat bisa myasis ke manusia??

    BalasHapus
  35. ihh,,,,serem bgt gan,,ane jg dah liag rekaman2 diyoutube,,gede2 banget tuh botfly,,btw,,naice share gan,,

    BalasHapus
  36. berati dl hamsterku kena ini

    BalasHapus
  37. SAMA DENGAN KASUS DI KLINIK SAYA SEORNG BULEK MENGELUH NYERI DI BAGIAN PUNGGUNG, KETIKA DIPERIKSA WOW ADA LARVA YG BANYAK SEKALI,,, KARENA SAKING BANYKNYA HARUS DI INSISI AGAR MUDAH DALAM MENGELUARKAN LARVA INI

    BalasHapus
  38. hoeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeekkkkkkkkkkkkkkkkkk

    BalasHapus
  39. hem iasanya sih w jarang oment tp ini harus dikoment banyak dan panjang haha mungkin nti w pajang di fb -_- huh sampe w gk berani buka fotonya
    memang lucu ini juga mungkin karna faktor genetika dan banyak eksperiment di amerika misal dia buat ramuan awet subur nah limbahnya tu diminum ma lalat jadinya ya gede wih seram jika diperhatikan yg sering terjadi bencana alam dan asal muasal masalah tu dari negara maju mungkin karna banyaknya pencemaran udara dan limbah bagi agan agan yg mikir kalo amerika tu bersih tu salah sebenarnya limbah limbah tu diangkut trek trek sampah lalu dikirim keluar jauh dari kota kota besar seperti NY LA dll nah darisinilah kita mengetahui bahwa negara maju sering membuat onar terhadab lingkungan dan membuat species jenis baru sepesies jenis baru inilah yg diberi nama nama baru seperti lalat botfly inilah huh untung y aku hidup di indonesia belum banyak wabah nya y paling cuma wabah logam berat bahan peledak kelangkaan macan ulat bulu dll tp itu semua alami sob ^_^ ah untung aja y aku hidup di indonesia sampai disini dulu y moon pamit ^_^

    BalasHapus
  40. ihhhhhhhhhhhhhhh kalo dicabut dia ninggalin sovenir lagi ihhhhhhhhhhh ada lubang gede gitu ihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh gk bisa tidur ini ane -__-

    BalasHapus

Mohon berbahasa yang sopan (boleh melawak asal sopan)dan tidak melenceng dari postingan atau memuat iklan. Komentar yang dianggap ga pantas akan di hapus oleh admin Tora^^

Thanks